Sunday, 13 December 2015

#2

entah sejak kapan, sebuah akronim yang terdiri dari empat huruf itu kini sering sekali aku ketikkan dimana saja. google, instagram, twitter, youtube. entah untuk apa. aku hanya berharap menemukan sedikit kabarmu disana. bagaimana rupamu sekarang, sudah seberapa panjang rambut yang kau bilang ingin kau panjangkan, bagaimana garis mukamu saat tersenyum, atau bentuk matamu yang rasanya sudah lama sekali tak aku tatap.
senang sekali rasanya saat aku menemukan satu video berdurasi empat menit tiga puluh detik itu, fi. lebih bahagia lagi saat aku berhasil menemukan wajahmu disana. tiga detik yang aku putar berulang kali. melihatmu tertawa lepas dengan jaket yang dulu biasa kau kenakan.
aku sungguh r i n d u.

awalnya aku kira jarak bukan masalah besar, fi. ia hanya akan memberi ruang yang dapat kita gunakan untuk lebih fokus meraih tujuan masing-masing. 
namun ternyata ruang yang kini kau ambil terlalu luas, fi. hingga rasanya sulit sekali aku lewati ruang itu walau sebentar untuk menanyakan kabar. membuatmu terasa semakin jauh dan asing. ruang itu pula, mungkin, yang telah berhasil membuatmu lupa.

Wednesday, 20 May 2015

blessed.

terkadang aku suka terharu, Allah tetap mengabulkan doaku seperti tidak peduli dengan beribu dosa yang menyelimutiku.
entah harus malu, atau terharu.


فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
then which of the favours of your Lord will you deny? [55:13]
(repeat 31 times in surah ar-rahman) :"

Saturday, 18 April 2015

*membersihkan rayap di ujung-ujung*

that miny heart attack i got when i tried and failed to log in for about three times to this cheesy blog yang mungkin sudah banyak rayap di ujung-ujungnya. sempet panik. masa iya saya lupa pake email apa? masa iya passwordnya salah? yah, masa gabisa log in sih..
ternyata, saya masih sayang sama blog ini ya, walau sudah mulai beberapa bulan yang lalu terpikir untuk deact saja, namun tak kunjung terealisasikan, ga rela..

well, too many memories here.
dari ina lima tahun yang lalu, yang memutuskan untuk buat blog. menceritakan kehidupan pribadinya; from the most unimportant one, school life, to the cheesy romantic stupid love story, until me 13 years old girl act like a lady giving my opinion about how life is. saya ga ngerti kenapa dulu kok bisa bisanya ya segamblang itu bercerita, dan bisa dibaca orang banyak lagi....aduh malu. I am totally a drama queen.
time flies, meet me on my post in the end of 2012... saya sudah mulai tobat, ga lagi segamblang itu bercerita, meski galaunya masih tetep aja adalah, tapi setidaknya (seenggaknya dalam pandangan saya) post saya sudah tidak se-absurd dan memalukan sebelum sebelumnya.
putar lagi jarum jam nya, sampai ketemu saya di masa sma. mulai jarang nge post, yang dulunya satu bulan bisa lima-enam an post, mulai jadi dua...lalu satu...sampe akhirnya 3 bulan sekali ada kali ya.. my senior high school life made me busy(((like seriously))), tapi seenggaknya saya jauh merasa lebih produktif di kehidupan nyata, dan mulai meninggalkan ke fana-an dunia blog ini. sekarang saya mau post satu aja mikir berkali-kali "publish ga ya...ini alay ga ya...publish aja deh gapapa...tapi jangan dih malu...." sampe akhirnya berujung jadi draft :')

but, i don't want to deact this blog, is like removing a memories for me. mungkin ada beberapa post yang saya hapus karena memang terlalu memalukan, itu aja sebenarnya ngehapusnya masih rada ga tega... those stupid post no matter how weird and cheesy, adalah salah satu bukti nyata proses saya menjadi dewasa, lol. saya emang ga tega an gitu orangnya, notes fb yang lebih super jahiliyah aja baru rela saya hapus akhir tahun yang lalu, favorites tweet di twitter saya juga masih tetep, ga pernah tega pencet tombol unfavorite nya, hehehe.

dan, p.s post ini ga bermaksud mengajak kalian para pembaca yang kemungkinan besar sedang benar benar buntu dalam level tertinggi sampe nyampe ke blog berayap ini buat ngebuka lagi post saya sebelum nya di jaman jahiliyah itu....seriously, jangan ya :') hehehe.

and anw, besok senin sama selasa saya masih enas(((tp malah nge blog))) and so many exams and tryout are waiting for me after this enas thingy i guess, nyari kuliah emang ga segampang ngupil, jadi bantu doakan ya! it will means a lot for me :)

Tuesday, 22 July 2014

main-main

karena punya adek satu laki-laki yang super nyebelin, seneng banget waktu khairin dateng jauh-jauh dari samarinda, setahun sekali lagi
akhirnya kita maen-maen apa aja
sampe main paint
ini imajinasi khairin, yang saya realisasikan lewat paint..


sedih juga udah 17 tahun tapi kemampuan gambar di paint masi gini gini aja :-(
anw, salam selfie dulu dari kita berdua. cheers!!


forget me not

Forget Me Not goes through the stages of a break up. ‘The choice was once your choosing’ is a reference to the time before he made his choice to leave. He was still ‘choosing’ meaning he was still with her. ‘Before losing became my loss’ describes the place where he was still hers and although she was losing him, she hadn’t lost him yet. ‘I was there in your forgetting—’ Although she had lost him by this stage, she is still there in his ‘forgetting,’ (his memories of her). ‘Until I was forgot.’ Now he has completely moved on and forgotten her. She ceases to exist in his world.

Friday, 27 June 2014

Fiksi #1

Bodoh sekali aku, fi.
lagi-lagi kamu, dan mengapa masih saja kamu?
Aku menepati janji yang aku buat sendiri fi, aku berhasil, hidupku berjalan baik-baik saja meski tanpa kamu.
Aku tertawa lepas setiap hari, menjalani setiap detik yang aku lewatkan dengan senyum, menghabiskan waktu dikelilingi dengan orang-orang yang aku sayangi.
Tak lagi kamu berandil besar dalam hidupku.
Aku bahkan sudah terbiasa memalingkan muka pura-pura tidak melihat tiap kali bertemu kamu.
Atau, jika sedang sial, ketika kamu melihatku dan memutuskan untuk menyapa, atau sekedar tersenyum dan mengangguk kecil--aku sudah terbiasa memainkan peran menjadi diriku yang tidak peduli, yang masa bodoh, yang membalas sapaanmu dengan senyum atau anggukan tanggung setengah hati, atau sekalian saja membalas sapaanmu dengan senyum yang lebih lebar; untuk menunjukkan padamu bahwa aku sungguh baik-baik saja. aku bahagia, meski tanpa kamu. 
aku-sudah-tak-peduli; begitu pesan tersirat yang ingin aku sampaikan.

namun aku selalu benci kehadiran malam seperti saat ini, fi.
saat aku tak bisa tidur dan terjebak dalam pikiranku sendiri, karena namamu selalu muncul, bayangmu terus saja hadir, ikut-ikutan mengacaukan pikiranku.
mengeruhkan malamku dengan kata rindu. 
sampai kapan, fi? aku ingin berhenti.














=========================================================================

accidentally pop up in my mind, 
setelah membaca antologi rasa dari Ika Natassa;
dan ditemani lantunan suara dan petikan gitar dari Adhitia Sofyan - Place I'll Never Be.

Wednesday, 25 June 2014

song with a meaning






sementara, teduhlah hatiku
tidak lagi jauh, belum saatnya kau jatuh

sementara, ingat lagi mimpi
juga janji-janji
jangan kau ingkari lagi

percayalah hati, lebih dari ini
pernah kita lalui
jangan henti disini

sementara, lupakalnlah rindu
sadarlah hatiku
hanya ada kau dan aku

dan sementara
akan kukarang cerita
tentang mimpi jadi nyata
untuk asa kita berdua

percayalah hati, lebih dari ini
pernah kita lalui
takkan lagi kita mesti jauh melangkah

nikmatilah lara