Friday, 27 December 2013













// rinduku, mengendap ikhlas //



Thursday, 26 December 2013

How to Dress

-one night in the car with my super friends-

aku: "yaampun fotonya! pasti kalo ditunjukin ke anak anak kelas langsung heboh!" *asli shock*
*satu mobil langsung rebutan liat*
teman1(cowok): "waduuuh, kek no avi faisal syamsu wes." *muka sedikit mupeng*
teman2(cewek): "liat liatttt!!! wiii gilaaaa!!"
teman3(cewek): "oalaa emang kenapa se kalo foto kaya gitu. gapapa kan? biasa wah..."
teman4(cewek): "iya se sakjane gapapa biasa kok cuman orang indonesia aja yang ga biasa liat kaya gitu.."
*teman3 ngasih liat fotonya  ke teman5(cowok) yang lagi nyetir*
teman5(cowok): "oalah biasa wah..."
teman3(cewek): "iya se sakjane seru wah surabaya kalo misal kaya gitu. tapi orang orang disini ga biasa liatnya padahal aslinya asik lo"
aku: *diem* *diem* *diem* *diem* "kalo aku se gapernah kebiasa dan ga mau kebiasa..." *lebih ngomong ke diri sendiri*


&&&&&&&&&&&&&

Sebetulnya, mau orang pakai skirt yang penjangnya cuma sejengkal dari pinggul, atau pakai tanktop yang sangat ketat, atau mau pakai baju yang tipis sekali sampai kaya ga pakai baju juga silahkan, it's none of my business. itu juga hidup mereka, pilihan mereka, hak asasi mereka. I won't judge them, neither insult them, nor calling them a slut or something. kalau orang tuanya aja ga mempermasalahkan anaknya seperti itu, kenapa saya harus protes. toh juga gak mengganggu hidup saya, nggak berpengaruh sama hidup saya. saya juga gak senganggur itu sampai saya perlu ngurusin mereka kan?

Tapi entah saya yang kolot atau apa, saya sebenarnya kaget, dan sedikit sedih. saya cuma kaget dan ga habis pikir sama banyak orang yang akhirnya menganggap hal seperti itu biasa saja, menjadikannya suatu hal yang lumrah untuk dilihat, seolah-olah memang sudah selayaknya seperti itu, sudah biasanya seperti itu. saya cuma terkejut dengan rasa 'biasa' yang orang lain rasakan itu, karena saya sampai sekarang masih tetap kaget dan tidak pernah bisa merasa biasa kalau lihat yang seperti itu ada di lingkungan saya, di Indonesia. meskipun saya juga sudah sering liat yang seperti itu, tapi saya tetap tidak terbiasa, dan tidak mau terbiasa.

Setiap orang punya pandangan dan pilihannya sendiri-sendiri tentang bagaimana cara berpakaian. ada yang memilih menjaga dan menutup dengan baik untuk seseorang yang halal nantinya, merasa malu untuk memperlihatkannya kepada mereka yang tidak berhak melihat. ada juga yang memilih bersikap santai saja untuk memperlihatkannya ke banyak orang, tidak lagi merasa malu.
Hidup selalu dipenuhi dengan pilihan-pilihan; dan setiap orang berhak untuk memilih mana yang menurut mereka pantas.

kalau saya sih, lebih adem liat yang seperti ini ;)

Saturday, 9 November 2013

Hi again,

To be honest I miss writing a lot of my honest thoughts here, in my blog. when i got sad; happy; upset. when i am in my spirit and full-of-energy mood, when i am in my oh-so-mellow-dramatic-moments. or when i got super depressed and tired so being idgaf in almost everything. I miss writing.

I was enjoying my sunday morning treatments with a fight with you know who plus a cup of coffee when i accidentally open my old email address and got an email from someone who is doing an analysis for her proposal about "people who is blogging" and suddenly i remember about this blog and just want to post something here. I miss blogging.

I am not blogging for popularity, though. I just want to write and share with stranger(s) out there so here I am come with an un-important and random post (again) so hi, strangers; sorry for wasting your time for reading my meaningless post(s).

so, bye and see you soon.

Sunday, 11 August 2013

Sampai Kapan Terus Mencari?

Reblog: http://daraprayoga.wordpress.com [+10000000]




Kamu berputar-putar di situ saja. Dari sebuah padang ilalang, ke gurun yang begitu gersang. Tak puas, kamu berlari lagi, mencari lagi. Meninggalkan yang belum selesai. Akhirnya hanya mendapati diri kamu sendiri di tepian jurang.
Mencari yang lebih baik.
Sebuah kalimat yang aku percaya tidak akan ada ujungnya. Mencari yang lebih baik hanya akan membawamu ke perjalanan tiada akhir. Perjalanan penuh dengan ketidakpuasan. Rasa haus yang menyiksakan.
Aku paham, semua orang ingin sesuatu yang lebih baik. Akan tetapi, ada kalanya kamu harus berhenti, beristirahat, lalu berpikir, “Apakah aku sudah cukup jauh mencari? Atau bahkan terlalu jauh?”
Mencari yang lebih baik, berarti meninggalkan yang lebih buruk. Atau setidaknya, yang kamu anggap lebih buruk. Aku hanya ingin menyadarkan. Orang-orang yang kamu anggap tidak cukup baik dan kamu tinggalkan demi yang lebih baik itu yang justru lebih pantas mendapatkan yang lebih baik. Dan itu pasti.
Karena orang-orang yang sembarang meninggalkan semata demi yang lebih baik, adalah orang yang tidak cukup baik.
Rasa lelah kadang terlambat hadir. Ia kadang muncul ketika semuanya sudah terlalu jauh dan terlalu penat karena tak kunjung mendapatkan yang lebih baik. Karena yang lebih baik itu sebenarnya tidak ada. Itu hanyalah sosok semu yang kamu ada-ada. Sosok nyatanya hanyalah dia yang dengan segala ke-kurang-baik-kannya, selalu ada untukmu. Tapi sayangnya kamu lewatkan itu.
Di saat itu, kamu harus menengok ke dalam. Dan tanyakan pada diri kamu sendiri, “Apa kamu sudah cukup baik untuk orang yang kamu sebut lebih baik?”
Jadi, ada baiknya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk layak jadi tempat singgah selamanya… bagi dia yang terbaik.
Semoga masing-masing dari kita mendapatkan yang terbaik, setidaknya dari sudut pandang mata hati kita sendiri. Dan semoga kita tepat waktu untuk merasa lelah mencari, dan mengistirahatkan hati di jiwa orang yang tepat, yang tulus dalam mengasihi.

Monday, 5 August 2013

Pada Akhirnya...

Umur orang nggak ada yang tau. Rahasia Allah. Kalau memang sudah waktunya nggak akan ada yang bisa ngehindar dari takdir yang emang sejak kita lahir juga sudah dituliskan..

Mikirin hal hal kaya gini emang selalu bikin merinding ><

Tepat 2 hari yang lalu, waktu saya lagi tiduran di kasur kamar sambil main laptop dan lagi nulis curhat curhat nggak jelas gitu.... saya dapet kabar, Om saya meninggal. Dug, kaget. Nggak nyangka...... Akhirnya sekeluarga langsung seketika berangkat ke Gresik, buat melayat.

Saya nggak nangis, saya juga heran kenapa saya nggak nangis. Ayah saya nangis, Ibu saya nangis, Kakak saya juga nangis, Adik saya sih masih kecil jadi belum ngerti bener kali ya.... tapi saya nggak nangis. Sampe di Gresik liat Om saya juga saya belum nangis, sedih sih.... tapi nggak nangis. Terus saya masuk ke kamar Tante, tante saya lemes sekali...... nangis terus, pingsan, diem, nangis lagi, mau bangun buat shalat Ashar aja nggak kuat terus langsung pingsan lagi, nangis lagi.. akhirnya saya ikutan nangis ngeliat tante saya, saya emang nggak paham bener rasa kehilangannya sebesar apa. Tapi saya cukup tau kalo emang fase fase dalam hidup saat kehilangan dan mengikhlaskan itu...susah sekali pasti.

Om saya itu guru. Beliau semasa hidupnya baiik banget. Saya lumayan deket sih sama Om, kalo saya lagi di Gresik biasanya yang suka nganter bolak balik dari rumah nenek saya yang dari ibu ke yang dari ayah ya Om saya yang itu. Orangnya murah senyum sekali, sabar sekali, peduli sekali, pokoknya baiik banget deh. Beliau kena serangan stroke waktu lagi jadi imam shalat tarawih di masjid sekitar rumahnya, baru dapet satu salam beliaunya nggak kuat karena sakit, dan besoknya langsung di ambil sama Allah. 
Saya ikut nyalatin jenazahnya kemaren. Yang shalat banyak banget. Sampe lapangan depan masjid di desa saya itu penuh sama motornya orang orang yang mau nyalatin Om saya itu. Imam Shalatnya tanya"Sampun dereng?" dan jawabannya "dereng" terus sampe tiga kali karena orang orang yang mau nyalatin dateng terus nggak berhenti berhenti. Banyaaak banget. Saya merinding sekali. Masjidnya hampir penuh, Shafnya banyak... saya bener bener merinding. Almarhum Om saya itu pasti sudah meninggalkan kesan yang baik sekali... saya juga ingin.

Saya takut. Saya jadi mikir..... nanti kalo udah tiba waktu saya bagaimana? saya udah ngapain aja? amalan saya apa nggak kalah besar sama dosa dosa yang saya timbun? saya semasa hidup udah berbuat baik sama siapa aja...membekas di hati siapa aja, memberi kenangan baik atau malah kenangan pahit buat mereka... apa nanti yang nyalatin saya bisa sebanyak itu? 

Saya jadi kepikiran quote yang intinya kaya gini:
//pada akhirnya, tidak akan ada yang ingat bahwa kamu pernah meraih nilai sempurna di kertas ulanganmu, atau seberapa sering kamu mendapat high score di game favoritmu, atau sesederhana merek sepatu apa yang kamu pakai, atau bahkan seberapa hebatnya kamu saat bisa memasukkan bola dengan nilai 3 point dan akhirnya membawa kemenangan untuk tim-mu di detik terakhir. Berbuat baik dan menolong sesama, pada akhirnya itulah yang akan mereka ingat.//

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
Alloohummakhtim lanaa bil-islaami wakhtim lanaa bil-iimaani wakhtim lanaa bi husnil khootimati
“Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan islam, akhirilah hidup kami dengan membawa iman, akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah”

Saturday, 27 July 2013

Thankyou for Coming

22-07 | 09.09

Hi.

I am so happy on that night, it’s not kind of romantic words or something, but you just made me laugh. And seeing your name in my phone screen always brought me a smile. And that eye to eye contact is yet so lovely.

So here it comes, the next day some people congratulate us just like we have done something big to this world, hahaha. They say all of the common things like longlast and it friends…. Until one of my friends chat me and said “ampun rek yang udah say bye bye sama *sensor*! Turut senang kamu udah nggak di[uh]permainkan lagi sama *sensor*. Longlast (dst)…”

She is right. Because maybe I would be still stuck in that suck place if you are not here so thankyou for coming. I am so glad, I wuf you no matter what they say.




Ps: kalo baca gausah komen ya lup!!-_-

Saturday, 29 June 2013

Wake up!

Honestly don't be that girl. That girl who goes back continuously thinking every time will be different. I understand you miss him,and it's easier to breathe with him around. But isn't it easier to smile when he is not breaking up with you or getting mad at you for no reason? you don't deserve to be the back up, the person he drops and picks up whenever he feels like it.
Don't be that girl. That girl who thinks each time he comes around he means what he says, won't leave again, everyone knows he will. And you end up looking like a fool in the end....again. I get that you're happier when he is texting you and cuddling you. But aren't you happier when you're not on the floor crying because you haven't heard a word from him all day? No one can tell you who to be. but don't be that girl. you are smarter than that girl, stronger than that girl. And you're worth hell of a lot more than that girl. 


- from the picture in my friend's instagram account,  @sasqimaulidya-

Sunday, 23 June 2013

another random thoughts

I've never regret my choices.
Meskipun dulu awal-awal sempet kepikir "Lho kok gini se...." karena dihadapkan pada realita yang sebenernya hebat, tapi nggak sesempurna ekspetasi.
But then I realized, kalo aku nggak disini, jadinya pasti nggak kaya gini dan mungkin lebih buruk.
Kaya yang waktu itu dibilang, kamu ditempatkan di suatu tempat bukan tanpa alasan, meskipun kamu merasa nggak berhak ada di tempat ini dan ada orang lain yang jauh lebih berhak, He has his own reason, and He know best.
Kenapa kamu disini, kenapa bukan dia, dan kenapa dia yang seharusnya ada disini malah ditempatkan disana.
Dan.. akhirnya penempatan dari-Nya membuat aku [aih] cinta berlebihan sama apa yang sudah Dia tempatkan. It was the most beautiful destiny that you gave to me, God. I am so thankful.

Thursday, 9 May 2013

I found it!

You can see about my last post a few months ago, I talked about passion. about my confusion to choose between IPA/IPS. about my confusion with "where do I will go after this senior high?". I know that there is still 2 years time to think about it, but I want to find it quickly and right(to help me remove my laziness, seriously!). Then after doing some blogwalking.. searching about it in some source, I found out what I want to be right in the future... I want to be a psychiatrist, therefore I will choose IPA.

Most of people that I talked to about it respond with "psychiatrist? of course you have to go to IPS, not IPA!". well, I want to say that there is a plenty different between psychiatrist, and psychologist. If you want to be a  psychologist you have to take undergraduate in psychology and continue to take master degree profession in psychology to get your status as  psychologist, but..... if you want to be a psychiatrist, you have to take undergraduate in medical, do a practise for about three years to pass it, then take master degree in specialist mental and you are finally being a psychiatrist!
And I choose to be a psychiatrist :) because not only giving a solution with words and motivation like a psychologist did, a psychiatrist can give therapy and a medicine for those who have a mental disorder. from a blog that I've read it's also said that a psychiatrist can help those children who are not as lucky as the other children. and goddamn I do really want to help them!

I know it's really took a long time to finally being a psychiatrist, it's need about 12years... omg! and also isn't easy to take undergraduate in mediacal because most of students in Indonesia want it too. but just like my mom said "If you really do it with your heart and make it as your passion. if your faith is really to help and not looking for a money. you are will going to be able, no matter how long time it's needed, no matter how hard is it, to reach your dream."

Tumblr_mbhj22zgxq1qj0z86o1_500_large
I want to give them a life :)



P.s: Althought what I want is may change because the truth is  I am a labile and moody teenager
but this is my passion right now
In the name of Allah.. Bismillah :)

Monday, 6 May 2013

greetings in the night

Long time no see, readers!

It's been so long since my last post I think.. guess that I don't have an enough time to blogging again. I don't know that i am the one that too lazy to open and made some new post in my blog or I am just really busy or something.
Well I don't have too much to say. lately all of those things around me made me sick and tired. but feeling productive is a good thing rather than just laying in bed and doing absolutely nothing. you know that no one ever said "I regret my hardwork last night...." so do I.
I prefer to keep my mind busy with all of those things, so I just think that there will be no time for looOOO00ove maybe.. and once I realized that my life story especially about that thingy looOOO00ove is not for a public so I will stop post it on my blog (go read my old posts and find out that it's all about looOOO00ove story!!-_-)

By the way when I was looking for picture on weheartit to search some inspiration and I found these inspiring quotes so I just want to share maybe it will inspire you too :)



and this is for people that think someone who continued to work hard is not enjoying their life...



Well, It's 10:51 pm already  and I have to go to school (again!!) tomorrow..
So goodnight


P.s: I do really miss blogging :-( see you soon!


Sunday, 13 January 2013

Passion


http://wahidyankf.wordpress.com/2012/09/27/ipa-ips-bahasa-itb-ui-ugm-makan-tuh-gengsi-tips-memilih-jurusan-dan-fakultas-studi/

Akhir - akhir ini selalu kepikiran "mau masuk mana habis lulus, jurursan apa?" emang masih kelas X sih, ipa-ips aja belum tau, tapi saya kangen jaman jaman kelas 9. saya tau jelas pengen masuk kemana setelah itu, saya tau gimana tantangannya, saya bener bener kepingin dan hikmahnya, saya jadi lebih rajin belajar lah daripada sekarang. lalu saya nemu artikel itu. karena melankolis jadi tersentuh bacanya >< so much inspiring!
inti dari artikel itu sih, follow your heart, klise tapi fakta. passion passion passion.
terus passion saya apa?

soon I will find it, amin.


Wednesday, 2 January 2013

Terimakasih, duaribuduabelas.



welcome 2013. aduh. 2012 flies so fast. rasanya ngejalanin hari di 2012 itu sekarang senin, dan tiba tiba besok udah jum'at aja, sungguh .
well so many things happen in 2012. a lot of things. mulai dari awal januari, I started my 2012 with a bad feelings that i don't want to remember it again by writing here about it, yah pokoknya awal 2012 saya sedikit menyedihkan, and then i choose to wake up, running without looking back again into those damn things. pikiran saya waktu itu sih; unas. unas. smala. what done is done, and for that time, in the first time I said I am over you and really mean it.
2012 tahun perjuangan bagi saya, mulai dari urusan pagelaran, hari H pagelaran yang super dan menurut saya dan teman teman sih alhamdulillah worth it sama perjuangan kita. setiap hari ketemu soal - soal matematika-ipa-b.ing-b.ind di sekolah, les, tryout, latihan soal, les, tryout, keselip uprak dan usek bentar, lalu les lagi, latihan soal lagi, try out lagi, dan akhirnya unas. I really did my best on those things. nggak jarang penatnya bukan main, tapi selalu sama anak - anak saling ngingetin sambil cengar cengir tiap ada yang bilang capek, "aku ya capek se, tapi katanya mau smala" "nggak boleh ada kata penat kalo mau masuk smala" "les na, jare smala", okay then I think I am not alone, I have them, we fight together kan buat masuk sekolah impian itu. nggak gampang dan harus berjuang.
Nilai unas saya nggak pernah target muluk sampai 38 keatas, penting rata - rata 9 deh. dan, alhamdulillah unas saya 37.80. I was soo happy on that day, bersyukur bersyukur sekali. lalu, malemnya saya liat di twitter kalo yang punya nlai 37 keatas ada hampir 4000 anak, yang punya nilai 38 keatas ada kalo nggak salah sih hampir 3000, dan yang nilainya 39 keatas ada tigaratusan. aduh, nilai saya pas - pas an sekali. but I kept on fighting, saya rasa saya harus maksimal buat ujian RSBI nya, kerjaannya latihan soal terus deh les doa tahjud tiap malem sholat hajat dan segala macem dan Alhamdulillah dengan soal yang sangat super waktu tes, saya berhasil masuk smala. Everything worth in the end, Alhamdulillah 1000kali deh. best feeling!
Terus adaptasi dengan sekolah baru dan lingkungan baru yang ternyata bener bener beda. belajar survive di smala. manage waktu dan priorotas,UH, UTS, dan UAS yang wow. generasi smala, tg AnGeLS (dan sungguh saya ingin merasakan cheerliar, tapi yasudahlah). demo SS yang super keren. pradiklat sampe diklat JOER - V, belajar nulis dan bikin artikel, menyapa orang yang nggak dikenal lalu memberanikan diri buat tanya tanya kaya waktu otr, unforgettable. kepanitiaan pertama, nouveau! pleno, rakor, njaga pendaftaran, hari-H sport and art competitionnya, jualan tiket, hari-H malam puncak nouveau, best experience and really memorable. rapotan; buku Gold Generation smala, ada satu essay saya yang dimuat, seneng banget sih, walau dirombak abis abis an gitu, tapi lumayan lah jadi saya terhindar dari kemarahan karena nilai rapot smt1 yang pas - pas an, hehehe.
disini tantangan yang saya hadepin jauh lebih berat lagi, ptn favorit. I never really know on where I want to go, saya cuma mau buat mereka seneng aja sih, ngelihat senyum dan binar mata mereka yang sama kaya malem itu lagi, bikin mereka bangga.
And btw I met my new family here. X - 2. Seduh Sedap (Sepuluh Dua Semakin di Depan) dengan 28 orang (kelas dengan murid paling dikit), base camp di dua kelas pertama dari koridor kelas X, kelas sempit, redup, dingin AC yang nggak rata.. 28 orang dengan karakter yang beda - beda dan mulai nyesuain diri satu sama lain, diketuai oleh pak ketua fikri dan punya wali kelas super sibuk Bu siti nur hidayati.

Das Sind Wir! peace for sepuluh dan generasi Dua!
And Finally, Goodbye 2012. Alhamdulillah nggak jadi kiamat kan. Thankyou for up and down and unforgettable experience, I am gonna miss you.
So, welcome and please be great 2013. I haven't finished making my new year resolution yet sebenernya...

                                    

but still, kinda too late but Happy New Year Everyone! may this year be better than before! amin :-)