Tuesday, 22 July 2014

main-main

karena punya adek satu laki-laki yang super nyebelin, seneng banget waktu khairin dateng jauh-jauh dari samarinda, setahun sekali lagi
akhirnya kita maen-maen apa aja
sampe main paint
ini imajinasi khairin, yang saya realisasikan lewat paint..


sedih juga udah 17 tahun tapi kemampuan gambar di paint masi gini gini aja :-(
anw, salam selfie dulu dari kita berdua. cheers!!


forget me not

Forget Me Not goes through the stages of a break up. ‘The choice was once your choosing’ is a reference to the time before he made his choice to leave. He was still ‘choosing’ meaning he was still with her. ‘Before losing became my loss’ describes the place where he was still hers and although she was losing him, she hadn’t lost him yet. ‘I was there in your forgetting—’ Although she had lost him by this stage, she is still there in his ‘forgetting,’ (his memories of her). ‘Until I was forgot.’ Now he has completely moved on and forgotten her. She ceases to exist in his world.

Friday, 27 June 2014

Fiksi #1

Bodoh sekali aku, fi.
lagi-lagi kamu, dan mengapa masih saja kamu?
Aku menepati janji yang aku buat sendiri fi, aku berhasil, hidupku berjalan baik-baik saja meski tanpa kamu.
Aku tertawa lepas setiap hari, menjalani setiap detik yang aku lewatkan dengan senyum, menghabiskan waktu dikelilingi dengan orang-orang yang aku sayangi.
Tak lagi kamu berandil besar dalam hidupku.
Aku bahkan sudah terbiasa memalingkan muka pura-pura tidak melihat tiap kali bertemu kamu.
Atau, jika sedang sial, ketika kamu melihatku dan memutuskan untuk menyapa, atau sekedar tersenyum dan mengangguk kecil--aku sudah terbiasa memainkan peran menjadi diriku yang tidak peduli, yang masa bodoh, yang membalas sapaanmu dengan senyum atau anggukan tanggung setengah hati, atau sekalian saja membalas sapaanmu dengan senyum yang lebih lebar; untuk menunjukkan padamu bahwa aku sungguh baik-baik saja. aku bahagia, meski tanpa kamu. 
aku-sudah-tak-peduli; begitu pesan tersirat yang ingin aku sampaikan.

namun aku selalu benci kehadiran malam seperti saat ini, fi.
saat aku tak bisa tidur dan terjebak dalam pikiranku sendiri, karena namamu selalu muncul, bayangmu terus saja hadir, ikut-ikutan mengacaukan pikiranku.
mengeruhkan malamku dengan kata rindu. 
sampai kapan, fi? aku ingin berhenti.














=========================================================================

accidentally pop up in my mind, 
setelah membaca antologi rasa dari Ika Natassa;
dan ditemani lantunan suara dan petikan gitar dari Adhitia Sofyan - Place I'll Never Be.

Wednesday, 25 June 2014

song with a meaning






sementara, teduhlah hatiku
tidak lagi jauh, belum saatnya kau jatuh

sementara, ingat lagi mimpi
juga janji-janji
jangan kau ingkari lagi

percayalah hati, lebih dari ini
pernah kita lalui
jangan henti disini

sementara, lupakalnlah rindu
sadarlah hatiku
hanya ada kau dan aku

dan sementara
akan kukarang cerita
tentang mimpi jadi nyata
untuk asa kita berdua

percayalah hati, lebih dari ini
pernah kita lalui
takkan lagi kita mesti jauh melangkah

nikmatilah lara

Friday, 20 June 2014

sudah kelas 12

"Let your passion follow you in the journey to build your skills."

Saturday, 24 May 2014

throwback sedikit

assalamu'alaikum.
hai.
halo.
hehe.
boleh dong spam dikit? boleh dong throwback dikit?
hehe.
jadi gini, aku lahir tanggal 26 november 1996, dan sekarang tanggal 24 mei 2014.
itu berarti, sekitar enam bulan yang lalu aku tepat ganti umur jadi 17 tahun.
hehe. uda tua.
dan, berhubung aku belum pernah cerita disini ttg apa yang terjadi saat 6 bulan yang lalu,
padahal itu kenangan meskipun kejam dan memalukan dan penuh dengan bau kopi campur pop ice,
tapi....tetep sweet unyu dan lovable banget(aih). jadi, ga afdol kalo aku belum post disini.
.
.
ga bakal cerita panjang lebar tentang semua rinci kejadiannya, karena itu kasep banget kan udah 6 bulan yang lalu.
jadi, i keep every details in my mind, you don't even have to know the details, right? 

intinya sih, terimakasih semuanya yang uda bersedia repot-repot menyumbangkan waktu pikiran dan tenaganya buat aku seneng banget banget banget tak terkira enam bulan yang lalu. buat aku senyum-senyum sendiri sampe berhari-hari setelahnya, bahkan sampe sekarang tiap kali keinget (dan fyi aku sering banget keinget) hahaha.
kalian;terbaik. :)

==============================

P.s: 6th months has gone since that day and since time can surprisingly change everything some of people in the pic i post before may have changed too. but i think i am mature enough to accept and i just want to have a little throwback, readers. so pls don't judge this post, xx.

Monday, 17 March 2014

true love


"Suatu malam Rasulullah hendak pergi ke sebuah pertemuan mendadak selepas isya, meninggalkan Aisyah di rumah. Aisyah menunggu cukup lama, namun Rasulullah tak kunjung datang. Lama waktu berlalu, hingga mendekati tengah malam. Sebenarnya Aisyah sudah merasa sangat mengantuk tetapi ia begitu mencintai suaminya. Ia tidak mau kalau Rasulullah nanti pulang tidak ada yang membukakan pintu untuknya, maka Aisyah pun duduk bersandar di pintu semalaman menunggu Rasulullah, hingga ia tertidur.
Di sisi lain pintu, seseorang tengah tertidur dalam posisi duduk bersandar juga. Ia adalah Rasulullah. Sebenarnya, Majlis yang didatanginya selesai agak larut karena sifatnya yang sangat penting. Namun, Rasulullah tidak berani mengetuk pintu karena ia menyangka Aisyah sudah tertidur. Ia begitu mencintai Aisyah hingga ia tidak mau membangunkanya. Seorang Rasul Utusan Tuhan yang dihormati jutaan orang pada masanya, memilih tidur bersandar di pintu di teras rumahnya karena tak mau membangunkan Aisyah yang begitu dicintainya
Sepertiga malam terakhir menjelang. Disana kita dapati dua hamba Allah yang saling mencintai. Aisyah yang memilih menunggu Rasulullah pulang hingga tertidur bersandar di pintu karena cintanya. Rasulullah yang tertidur bersandar di pintu yang sama di sisi luar, karena menyangka Aisyah sudah tertidur dan tak ingin membangunkanya."

:")